Home ยป Fungsi LBS Load Break Switch Listrik dan Jenis-jenisnya
Fungsi LBS Load Break Switch sangat berguna dalam jaringan distribusi listrik tingkat menengah. Kalau Hokiers bergerak di bidang elektrikal, industri, atau bahkan panel distribusi, pasti sering mendengar LBS ini. Tapi, apakah Hokiers benar-benar tahu fungsi LBS dan mengapa alat ini begitu penting dalam sistem distribusi tenaga listrik?
Bersama artikel Hokione ini, mari kita bahas secara runtut dan lugas fungsi LBS yang bisa jadi penentu keamanan dan keandalan sistem distribusi Anda.
Baca Juga: Load Break Switch Itu Apa? Simak Fungsi dan Manfaatnya untuk Distribusi Listrik!
Apa Itu LBS Load Break Switch?
LBS (Load Break Switch) adalah saklar pemutus beban yang digunakan di jaringan distribusi tegangan menengah, umumnya pada sistem listrik 12 kV hingga 24 kV. LBS berfungsi untuk membuka dan menutup rangkaian listrik dalam kondisi arus mengalir seperti biasa. Nah, inilah bedanya dengan isolator biasa.
Biasanya, LBS dipasang pada gardu distribusi atau panel RMU (Ring Main Unit). Alat ini menjadi andalan untuk keperluan switching (penyambungan/pemutusan) pada saat pemeliharaan jaringan atau terjadi gangguan. Dengan LBS, teknisi bisa memutus arus dari satu sisi tanpa mematikan seluruh sistem. Fungsi LBS sangat krusial untuk menjamin fleksibilitas dan keselamatan operasional sistem tenaga.
Fungsi LBS Load Break Switch
Nah, ini dia bagian yang jadi sorotan. Fungsi LBS Load Break Switch sebenarnya cukup beragam dan menyentuh banyak aspek operasional.
Memutus dan Menyambung Arus Listrik
Fungsi utama LBS Load Break Switch adalah untuk memutus dan menyambungkan arus listrik dalam kondisi berbeban. Ini adalah fungsi yang membedakan LBS dari isolator biasa. Dengan menggunakan LBS Load Break Switch, pemeliharaan jaringan listrik bisa dilakukan tanpa perlu memadamkan seluruh sistem.
Isolasi Sistem
Jika terjadi gangguan atau pemeliharaan, LBS Load Break Switch dapat membantu memisahkan bagian yang terdampak tanpa mengganggu sistem lainnya, termasuk mengisolasi sistem di bagian yang Hokiers butuhkan saja.
Proteksi Sistem Distribusi
Meski bukan alat proteksi utama seperti circuit breaker, fungsi LBS tetap dapat membantu dalam mengontrol area gangguan listrik agar tidak meluas dan semakin parah.
Manuver Jaringan
Fungsi LBS Load Break Switch lainnya adalah dapat digunakan untuk manuver jaringan. Terutama pada sistem ring (loop), LBS memungkinkan pengalihan suplai dengan cepat saat terjadi gangguan, sehingga kontinuitas pelayanan tetap terjaga.
Meningkatkan Keselamatan Kerja
Dengan adanya LBS Load Break Switch, teknisi tidak perlu lagi bekerja di bawah risiko arus aktif. Sehingga pada saat memperbaiki jaringan listrik yang bermasalah, keselamatan kerja teknisi menjadi lebih terjaga. Fungsi LBS ini sering kali disepelekan, padahal sangat vital untuk standar keselamatan.
Komponen LBS Load Break Switch
Untuk memahami lebih lanjut fungsi LBS, penting juga tahu apa saja komponennya. Setiap bagian punya peran khusus agar saklar ini bekerja optimal.
Kontak Utama (main contact)
Komponen di dalam LBS Load Break Switch tempat terjadinya proses switching, baik saat menyambung maupun memutus arus.
Housing/insulasi
Biasanya housing atau insulasi LBS Load Break Switch terbuat dari epoxy resin atau SF6 gas-insulated untuk mencegah flashover saat pengalihan beban.
Handle atau Motor Operasi
LBS Load Break Switch bisa dioperasikan secara manual atau motorized. Komponen handle inilah yang digunakan operator untuk mengoperasikan LBS.
Arc Quencher
Nah, ini merupakan komponen bagian yang penting. Saat memutus arus berbeban, pasti muncul loncatan api (arc). Komponen ini bertugas memadamkan arc dengan cepat agar tidak merusak sistem.
Cara kerja LBS cukup sederhana tapi sangat efisien. Saat saklar ditutup, kontak utama menyambung sehingga arus mengalir. Saat saklar dibuka, kontak utama terlepas, dan arc quencher bekerja memadamkan loncatan api akibat pembukaan rangkaian berbeban.
Nah, inilah bagian pentingnya. Meskipun arus masih mengalir (bukan open circuit), fungsi LBS memungkinkan pemutusan itu tetap aman dan terkendali. Biasanya, LBS digunakan dalam kombinasi dengan fuse atau relay proteksi untuk menambah lapisan keamanan.
LBS juga mendukung operasi sistem ring (loop), di mana suplai bisa dialihkan dengan cepat tanpa harus mematikan seluruh jaringan. Dalam konteks ini, fungsi LBS jadi penentu efisiensi dan respons cepat terhadap gangguan.
Jenis-jenis LBS Load Break Switch
Tidak semua LBS Load Break Switch itu sama. Pemilihan jenisnya harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem Hokiers. Berikut beberapa jenis LBS yang umum digunakan:
Air-insulated LBS
Jenis LBS Load Break Switch ini menggunakan udara sebagai media isolasi. Air-insulated LBS biasanya lebih ekonomis dan cocok untuk instalasi luar ruangan.
SF6-insulated LBS
SF6-insulated LBS menggunakan gas sulfur hexafluoride untuk isolasi dan pemadaman arc atau percikan api. Jenis LBS Load Break Switch ini memiliki performa tinggi dan sering digunakan di panel RMU.
Vacuum LBS
Vacuum LBS mengandalkan ruang hampa untuk memadamkan arc atau percikan api. Jenis LBS Load Break Switch ini cocok untuk sistem yang membutuhkan keandalan tinggi dan minim perawatan.
Manual & Motorized LBS
Nah, kalau dua jenis LBS Load Break Switch ini dibagi berdasarkan pengoperasiannya. LBS Manual untuk operasi lokal, sedangkan LBS Motorized bisa dikontrol dari jarak jauh dan cocok untuk sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).
Fungsi LBS Socomec
Kalau kita rangkum, fungsi LBS Load Break Switch selain memutus dan menyambung arus juga berperan penting dalam menjaga keandalan, efisiensi, dan keselamatan sistem distribusi tenaga listrik. Jadi, kalau Anda bekerja di bidang kelistrikan atau terlibat dalam proyek instalasi panel distribusi, jangan anggap remeh alat yang satu ini.
Fungsi LBS Load Break Switch bisa Anda coba langsung dalam LBS Socomec yang tersedia dalam berbagai kapasitas, di antaranya SIRCO M untuk arus 16 hingga 125 A dan SIRCO MV dengan kapasitas arus 100 hingga 160 A. Dapatkan langsung di Hokione.id untuk LBS Load Break Switch Socomec asli dan kumpulkan poin hadiahnya!